Vol. 25 The Jakarta Series - Masjid Istiqlal
Kode produk: VPV25250003
( 0 ulasan )
Rp261,000Rp275,000
Adalah KH. Wahid Hasyim dan Laksamana Udara Soerjadi Soerjadarma, mempunyai gagasan masjid terbesar di Asia Tenggara pada tahun 1950, yang kemudian disambut hangat oleh Presiden Sukarno. Pemancangan tiang pertama dilakukan pada 24 Agustus 1961. Namun terdapat kisah paling menarik dari berdirinya Masjid Istiqlal yaitu Arsitek: Frederich Silaban. Beliau adalah seorang putra pelayan gereja asal Sumatra Utara yang menganut agama Kristen Protestan yang memenangkan sayembara desain dengan konsep berjudul “Ketuhanan”. Pilihan Sukarno jatuh pada Arsitek Silaban untuk menegaskan sebuah pesan kuat kepada dunia: bahwa Indonesia adalah rumah bagi keberagaman, di mana toleransi bukan sekadar slogan, melainkan juga fondasi.
.
Dimensi Masjid Istiqlal dirancang bukan hanya sekedar estetika, melainkan sarat akan simbol Islam dan kemerdekaan Indonesia: Kubah Raksasa dengan diameter 45 Meter, melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945. Kubah ini ditopang oleh 12 tiang besar yang melambangkan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (12 Rabiul Awal). Menara Tunggal (Tinggi 66,66 Meter): Menara yang menjulang ke langit ini melambangkan jumlah total ayat dalam Al-Qur'an (6.666 ayat menurut penafsiran tertentu). Di puncaknya terdapat puncak baja setinggi 30 meter, simbol tiga dasawarsa kemerdekaan saat menara diselesaikan. 5 Lantai Utama: melambangkan 5 Rukun Islam sekaligus 5 sila dalam Pancasila. 7 Gerbang Masuk: Dinamai dengan Asmaul Husna (Nama-nama Allah yang Baik), melambangkan 7 lapisan langit dalam kosmologi Islam.
.
Istiqlal juga memiliki cerita lain, yaitu tetangga dekatnya: Gereja Katedral Jakarta. Keduanya berdiri berhadapan, dipisahkan hanya oleh sebidang jalan. Namun keharmonisan ini dipertegas dengan dibangunnya Terowongan Silaturahmi, sebuah jalur bawah tanah yang menghubungkan langsung area parkir Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Terowongan ini simbol bagaimana dua keyakinan yang berbeda bisa berdampingan, saling menghormati, dan menjaga dalam kedamaian.
Order via: