Vol. 5.0 Discover Egypt - Al Azhar
Kode produk: VPV0550007
( 0 ulasan )
Rp275,000
Berdirinya Masjid Al Azhar hingga akhirnya menjadi pusat pendidikan memang tidak dapat dilepaskan dari kebesaran Dinasti Fatimiah pada saat itu. Khalifah al-Mu’izz Lidinillah (953-975 M) yang mula membangun Masjid Al-Azhar. Pembangunan masjid ini selesai pada tahun 971 M. Sebelumnya, nama masjid adalah Jami’ al-Qahirah. Sedangkan nama Al-Azhar dinisbahkan kepada gelar putri Rasulullah SAW, Fatimah Az-Zahra. Pada masa Kekhalifahan Al-Aziz, masjid tersebut difungsikan sebagai pusat pendidikan dengan sistem pengajaran terbagi menjadi empat, yaitu: Kelas Umum, diperuntukan bagi kaum Muslim yang datang ke Al-Azhar untuk memperlajari Alquran dan metode penafsirannya. Kelas Keislaman: diperuntukan bagi kaum Muslim yang ingin melakukan kajian permasalahan keislaman bersama dengan para pembimbing pada masa itu. Kelas Darul Hikam: diberikan oleh para mubaligh dan diperuntukan bagi masyarakat umum dan kalangan pelajar pada saat itu. Kelas Non-Formal: disediakan untuk kalangan muslim yang ingin menuntut ilmu-ilmu keislaman. Kegiatan akademis untuk pertama kali pada tahun 975 di Al-Azhar. Abu hasan Ali bin Muhammad bin an-Nu’man, adalah kadi tertinggi Dinasti Fatimiyah yang menjadi pengajar pada waktu itu. Perpustakaan al-Azhar berdiri sejak tahun 1879 M dengan jumlah koleksi awalnya sebanyak 7.700 buku. Al Azhar adalah universitas tertua kedua setelah Universitas Al-Karaouine, di Maroko (859 M).
Order via: