Vol. 25 The Jakarta Series - Bundaran HI
Kode produk: VPV25250004
( 0 ulasan )
Rp275,000
Pada tahun 1962, visi besar Presiden Sukarno mengubah segalanya menjelang Asian Games IV yang ingin menyambut para tamu internasional dengan wajah Indonesia yang modern dan ramah. Sehingga, di tengah persimpangan jalan protokol dibangun sebuah kolam bundar raksasa lengkap dengan air mancur yang menari. Di tengahnya, menjulang sepasang patung perunggu karya pemahat Edhi Sunarso: Monumen Selamat Datang. Patung sepasang pria dan wanita yang melambaikan tangan sambil membawa bunga itu menghadap ke arah utara (arah kedatangan tamu dari Bandara Kemayoran kala itu), menyebarkan pesan kehangatan khas Nusantara kepada dunia.
.
Di dekat kolam bundar tersebut, Presiden Sukarno membangun Hotel Indonesia, hotel bintang lima pertama di Asia Tenggara yang menjadi simbol kemewahan pada zamannya. Namun seiring berjalannya waktu, Bundaran HI bertransformasi menjadi pusat ekonomi Jakarta. Mata kita akan dimanjakan oleh kepungan gedung-gedung pencakar langit yang megah, pusat perbelanjaan papan atas, hingga lanskap modern dengan kehadiran halte ikonik Transjakarta yang berbentuk seperti kapal pesiar.
.
Setiap hari Minggu pagi, di momen inilah Bundaran HI menjadi ruang publik yang sangat demokratis bagi semua kalangan, kendaraan bermotor menyingkir digantikan oleh ribuan warga yang berolahraga. Bundaran HI adalah wajah Ikonik Kota Jakarta, berdirilah sejenak di tepinya, tempat di mana sejarah masa lalu menyatu dengan denyut masa depan.
Order via: